Pencahayaan pada Ruang Kerja

Tidak banyak orang yang tahu tentang pentingnya pencahayaan bagi tempat atau ruang kerja anda. Padahal, ada banyak sekali hal yang diakibatkan oleh pencahayaan. Kebanyakan orang hanya asal membuat ruangan menjadi seterang mungkin dan berharap hasilnya akan baik. Padahal, pencahayaan yang terlalu terang malah akan membuat mata menjadi cepat lelah. Oleh karenanya, jika anda orang yang bertanggung jawab terhadap desain ruang kerja baik sebagai atasan atau sebagai kontraktor ruangan kerja, ada baiknya anda mempelajari tentang pencahayaan pada ruang kerja dengan baik sehingga nantinya anda bisa mengaplikasikan ilmu tersebut untuk hasil yang lebih baik.

  1. Jenis Lampu

Ketika kita berbicara tentang pencahayaan pada ruang kerja, sebenarnya ada beberapa hal yang harus tercakupi. Anda tidak hanya akan berfokus pada lampunya saja. Memang lampu atau sumber cahaya akan sangat berpengaruh namun itu bukanlah satu-satunya hal yang harus anda perhatikan. Nanti kita akan bahas lebih jauh lagi. Pertama-tama mari kita bahas tentang sumber cahaya berupa lampu ini terlebih dahulu. Pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah mengenai jenis lampu untuk pencahayaan yang paling optimal pada ruang kerja. Memang ada banyak sekali jenis lampu di luar sana dan teknologi tentang lampu juga semakin berkembang. Namun yang paling terekomendasikan adalah jenis neon baik itu neon yang biasa atau yang sudah menggunakan teknologi LED. Jenis lampu semacam itu sudah terbukti bisa memberikan cahaya yang paling terang. Ya, pada mulanya, anda sebaiknya memilih pencahayaan yang seterang mungkin dan kemudian melakukan beberapa penyesuaian agar hasilnya nyaman dan optimal. Sebagai contoh, mungkin ada beberapa titik di ruang kerja kantor anda yang memang membutuhkan pencahayaan yang maksimal. Dengan demikian, anda tidak perlu melakukan apa-apa terhadap lampu yang sudah anda beli karena seharusnya sudah cukup terang. Namun jika diperlukan, anda bisa memberikan semacam “shade” pada lampu anda atau memasang dimmer untuk membantu mengatur seberapa terang intensitas cahaya yang diperlukan.

  1. Penempatan Lampu

Yang berikutnya adalah masalah penempatan lampu untuk pencahayaan pada ruang kerja. Untuk aspek ini, sebelum anda melakukannya, anda harus tahu kondisi ruang kerja terlebih dahulu. Ada apa saja di sana? Di titik-titik mana saja pencahayaan yang paling optimal dibutuhkan dan mana saja yang tidak. Yang terpenting anda harus tahu seluk beluk ruang kerja anda termasuk lokasi jendela, pintu, dan lain sebagainya. Dengan demikian, anda bisa menempatkan lampu di titik-titik yang sempurna secara efektif. Dengan demikian anda tahu berapa banyak lampu yang anda perlukan yang bisa membantu menghemat pengeluaran. Sebagai tambahan, anda juga tahu berapa daya yang dibutuhkan untuk lampu-lampu tersebut juga.

  1. Warna Lampu

Berikutnya berhubungan dengan warna lampu. Untuk ruang kerja, tidak bisa dipungkiri, warna putih merupakan warna yang paling sesuai. Mengapa? Karena warna putih merupakan warna yang paling terang dan netral. Warna lampu semacam ini akan membuat desain ruang kerja menjadi lebih tampak dan akan membantu operasional kerja. Ada pengalaman seseorang yang membuat kesalahan kerja hanya karena warna lampu. Dia salah mengambil amplop akibat cahaya lampu yang mempengaruhinya. Akibat warna lampu yang cenderung kekuning-kuningan, amplop warna putih bisa terlihat kuning. Padahal yang diminta adalah amplop warna kuning. Hasilnya tentu bisa cukup mengecewakan bukan? Bagaimana jika warna amplop merupakan salah bagian dari sistem surat menyurat bisnis anda? Salah warna amplop bisa berakibat cukup fatal bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *